Laboratorium Virtual Listrik

Belajar sambil mencoba simulasi tanpa harus menyentuh listrik PLN. Semua angka adalah model pendidikan.

Simulator Hukum Ohm

Atur tegangan dan hambatan untuk melihat pengaruhnya pada arus listrik.

Arus = tegangan / hambatan

2.00 A

Daya: 24.00 W

Simulasi resistor ideal. Bukan instruksi merakit langsung ke listrik PLN.

LABORATORIUM INTERAKTIF

Coba Rangkaian Seri dan Paralel

Ubah sambungan, tegangan, dan resistor. Perhatikan perubahan arus serta tegangan pada tiap cabang.

R1R2±Satu jalur — arus sama

Hambatan total

12.00 Ω

Arus total

1.00 A

Arus R1

1.00 A

Arus R2

1.00 A

Tegangan R1

6.00 V

Tegangan R2

6.00 V

Model resistor ideal DC. Untuk praktik fisik gunakan sumber DC rendah dengan pembatas arus serta resistor yang mempunyai rating daya cukup.

SIMULASI BELAJAR AC

1 Phase vs 3 Phase

Lihat beda sudut 120°, perubahan frekuensi pada gelombang selama jendela waktu tetap (40 ms), dan hubungan tegangan phase dengan antarphase.

Skala tegangan tetap (ilustrasi)0 ms20 ms40 ms
● L1● L2● L3

Periode gelombang

20.0 ms

T = 1 / f

Antarphase (sistem seimbang)

398 V

VLL = √3 × VLN

Model ideal untuk pembelajaran. Tegangan aktual, ketidakseimbangan beban, dan gangguan netral bisa membuat hasil nyata berbeda. Jangan melakukan pengukuran langsung pada panel PLN tanpa kompetensi dan prosedur keselamatan.

KENALI ALAT UKUR

Multimeter Virtual

Coba memilih mode ukur dan pahami apa yang ditunjukkan layar tanpa menyentuh instalasi listrik.

12.0 VSELECTOR10ACOMVΩLayarKnob
Tegangan diukur di antara dua titik. Mode V DC cocok untuk mempelajari baterai dan catu daya DC rendah.

Peringatan: simulator bukan panduan mengukur PLN. Jangan pernah memasang probe dalam port arus untuk mengukur tegangan.

LOGIKA PLC VIRTUAL

Kapan konveyor boleh bergerak?

Ubah masukan dan lihat bagaimana aturan AND serta NOT menentukan keluaran. Ini model logika sederhana, bukan program keselamatan mesin.

Output = Jalan AND Sensor AND NOT Berhenti

Motor virtual: OFF · konveyor diam

Jalan dan sensor harus ON, serta perintah berhenti harus OFF.

Kontrol nyata memerlukan driver, rating output, interlock, serta rangkaian keselamatan yang sesuai. Urutan scan dan pembaruan I/O bergantung PLC yang digunakan.