1. Apa yang akan kita pelajari?
Resistor membatasi arus dan mengatur pembagian tegangan. Kapasitor menyimpan energi pada medan listrik. Induktor menyimpan energi pada medan magnet. Masing-masing bereaksi berbeda saat tegangan atau arus berubah.

Resistor axial dengan gelang warna
Foto: Evan-Amos · Sumber · Public domain. Dikonversi ke WebP dan diperkecil; isi foto tidak direkayasa.
Pembatas arus dan pembagi tegangan
Foto menampilkan contoh nyata. Posisi terminal dan rating berbeda menurut model; ikuti manual perangkat.
- Bodi axial dengan gelang warna
- Dua kaki sambungan
- Nilai dalam ohm (Ω)
- Rating daya dalam watt
Lihat ilustrasi bagian dan fungsi

Kapasitor elektrolit aluminium
Foto: Brihaspati · Sumber · CC BY-SA 4.0. Dikonversi ke WebP dan diperkecil; isi foto tidak direkayasa.
Penyimpan energi pada medan listrik
Foto menampilkan contoh nyata. Posisi terminal dan rating berbeda menurut model; ikuti manual perangkat.
- Contoh bentuk elektrolit dan keramik
- Penanda minus pada elektrolit
- Nilai kapasitansi dan batas tegangan
- Energi dapat tersimpan setelah sumber dilepas
Lihat ilustrasi bagian dan fungsi
2. Memahami cara kerjanya
Dioda menghantarkan arus terutama pada satu arah dalam rentang kerjanya. LED adalah dioda yang memancarkan cahaya ketika diberi bias maju dan arus yang sesuai. LED tetap memerlukan pembatas arus, biasanya resistor atau driver khusus.
3. Hal yang wajib diperhatikan
Kapasitor bisa tetap menyimpan energi setelah sumber dilepas. Perhatikan rating tegangan, polaritas kapasitor elektrolit, dan batas daya resistor. Identifikasi komponen melalui nilai tertulis, kode warna, atau datasheet.
4. Contoh penerapan dan perhitungan
Contoh: sumber 5V, LED turun tegangan kira-kira 2V, target arus 10mA. Resistor dihitung (5−2)/0,01 = 300Ω; pilihan standar 330Ω menghasilkan arus perkiraan 9,1mA.
5. Menghubungkan teori dengan sistem listrik
Semua perangkat memerlukan sumber energi, jalur yang sesuai, beban, dan cara mengendalikan serta melindungi rangkaian. Prinsip ini juga membantu membedakan gangguan suplai dengan kesalahan pada komponen. Dalam pekerjaan nyata, selalu cocokkan rancangan dengan datasheet, standar keselamatan, dan kondisi pemasangan.
6. Latihan pemahaman
Pertanyaan: Apa perbedaan fungsi resistor dan kapasitor pada rangkaian elektronik?
Coba jawab menggunakan bahasa sendiri. Jika menyangkut angka, tuliskan data yang diketahui, rumus, penggantian nilai, satuan, dan kesimpulan. Bandingkan kembali jawabanmu dengan penjelasan materi.
7. Ringkasan
- Pahami pengertian dan tujuan komponen atau sistem terlebih dahulu.
- Kenali hubungan antara sumber, jalur, beban, pengendalian, serta proteksi.
- Periksa rating dan batas penggunaan sebelum memilih perangkat.
- Kerjakan perhitungan dengan satuan yang benar dan dokumentasikan asumsi.
Keselamatan: Pelajaran ini untuk edukasi. Jangan membuka power supply bertegangan, bekerja pada panel PLN, atau menguji jaringan 230/400V tanpa pelatihan, kewenangan, dan prosedur keselamatan yang sesuai.
Studi kasus: Mengenali bentuk sebelum membaca nilai
Resistor axial sering berbentuk tabung kecil dengan gelang warna. Kapasitor elektrolit sering berupa silinder dengan penanda polaritas. LED berkaki dua biasanya memiliki tanda katoda pada bentuk fisiknya, tetapi identifikasi akhir tetap mengikuti datasheet. Bentuk lain seperti komponen SMD sangat kecil dan memiliki penandaan berbeda.
Panas pada resistor LED
- Diketahui: arus perkiraan 0,0091A dan resistor 330Ω.
- Substitusi: P = 0,0091² × 330.
- Hasil: sekitar 0,027W.
- Rating resistor harus di atas disipasi dengan margin serta kondisi suhu yang sesuai.
🧠 Coba jawab: Kapasitor menyimpan energi dalam...
Medan listrik. Energi tersimpan pada medan listrik di antara penghantarnya.