← Katalog modul

TAHAP 1 · PELAJARAN 2

Volt, Ampere, Ohm, Watt dan kWh

Pahami lima satuan listrik dengan analogi air, contoh nyata, rumus, dan simulasi.

⏱️ 25 menit · Pemula · Bacaan dan ilustrasi

1. Memahami listrik lewat analogi air

Bayangkan sebuah tangki air yang terhubung ke pipa dan kincir. Perbedaan tekanan mendorong air, volume air yang mengalir per detik menggambarkan arus, dan pipa yang sempit memberikan hambatan.

Tekanan ≈ VoltAliran ≈ AmpereBeban
Analogi air membantu memahami hubungan tegangan, arus, hambatan, dan beban; bukan gambaran fisik yang persis sama.

2. Apa itu Volt (V)?

Tegangan adalah beda potensial listrik antara dua titik. Contohnya baterai AA sekitar 1,5V, adaptor router 12V, dan tegangan rumah nominal sekitar 230V AC.

Tegangan dapat ada meskipun tidak ada arus, misalnya pada baterai yang belum dihubungkan ke beban.

3. Apa itu Ampere (A)?

Arus mengukur laju aliran muatan per detik. Satu Ampere sama dengan satu coulomb per detik.

Hubungan arus dan muatan

I = Q / t

Diketahui: 10 coulomb muatan lewat dalam 5 detik.

Hitung: I = 10 / 5 = 2 A.

4. Apa itu Ohm (Ω)?

Hambatan menggambarkan sifat komponen yang membatasi arus. Pada tegangan tetap, resistor dengan hambatan lebih tinggi menghasilkan arus lebih kecil.

5. Hukum Ohm

Hukum Ohm berlaku pada komponen ohmik seperti resistor ideal.

Rumus Hukum Ohm

V = I × R

Contoh: Resistor 6Ω diberi tegangan 12V DC.

Mencari arus: I = V / R.

Substitusi: I = 12 / 6.

Jawaban: 2 Ampere.

Coba ubah tegangan dan hambatan di simulator setelah artikel ini. Amati perubahan arus.

6. Apa itu Watt (W)?

Daya adalah laju pemakaian atau perpindahan energi. Dalam rangkaian DC sederhana, daya dapat dihitung menggunakan tegangan dan arus.

Rumus daya DC

P = V × I

Contoh: Sebuah router menggunakan 12V DC dan arus aktual 2A.

Hitung: P = 12 × 2.

Hasil: 24 Watt pada sisi DC. Daya yang ditarik adaptor dari PLN dapat lebih besar akibat rugi konversi.

Pada sistem AC, perhitungan daya nyata juga dapat melibatkan faktor daya.

7. Apa itu kWh?

Watt menyatakan daya, sedangkan kWh menyatakan energi yang dipakai selama waktu tertentu.

Energi listrik

kWh = (W × jam) / 1000

Contoh: Lampu 10W menyala 10 jam.

Hitung: (10 × 10) / 1000.

Hasil: 0,1 kWh.

Contoh lain: router 24W bekerja selama 24 jam sehari selama 30 hari. Energinya (24 × 24 × 30) / 1000 = 17,28 kWh.

8. Ringkasan

  • Volt (V): perbedaan potensial.
  • Ampere (A): laju aliran muatan.
  • Ohm (Ω): hambatan.
  • Watt (W): daya.
  • kWh: energi.

Praktik kelistrikan awal harus memakai rangkaian DC tegangan rendah dengan pembatas arus. Jangan menghubungkan resistor percobaan langsung ke stopkontak PLN.

Studi kasus: Membaca label adaptor router

Tulisan 12V 2A berarti tegangan nominal keluarannya 12 volt dan kemampuan arusnya hingga 2 ampere pada kondisi yang ditentukan. Ini berbeda dari energi kWh pada tagihan: watt menjelaskan laju penggunaan energi, sedangkan kWh menjelaskan jumlah energi selama waktu tertentu.

🧠 Coba jawab: Lampu 10W menyala 5 jam. Energinya?

0,05 kWh. 10 × 5 / 1000 = 0,05 kWh.

Progress tersimpan di browser ini, bukan di akun atau perangkat lain.

Simulator Hukum Ohm

Atur tegangan dan hambatan untuk melihat pengaruhnya pada arus listrik.

Arus = tegangan / hambatan

2.00 A

Daya: 24.00 W

Simulasi resistor ideal. Bukan instruksi merakit langsung ke listrik PLN.

🧠 Cek Pemahaman

2 soal tentang materi ini. Coba jawab dulu, lalu baca alasannya.

1. Lampu 10W menyala 5 jam. Energinya?
2. 500mA sama dengan...
← Materi sebelumnya: Apa itu listrik?Pelajaran berikutnya: Konduktor, Isolator, dan Rangkaian Dasar →