1. Apa yang akan kita pelajari?
Arus dalam penghantar menghasilkan medan magnet. Interaksi medan magnet dapat menghasilkan gaya dan torsi. Motor listrik mengubah energi listrik menjadi energi mekanik; generator melakukan proses energi sebaliknya.

Motor induksi tiga phase
Foto: Zureks · Sumber · CC BY-SA 3.0. Dikonversi ke WebP dan diperkecil; isi foto tidak direkayasa.
Energi listrik menjadi putaran poros
Foto menampilkan contoh nyata. Posisi terminal dan rating berbeda menurut model; ikuti manual perangkat.
- Bodi stator dan sirip pendingin
- Rotor berputar di dalam bodi
- Poros terhubung ke beban
- Kotak terminal dan pelat spesifikasi
Lihat ilustrasi bagian dan fungsi
2. Memahami cara kerjanya
Motor DC sederhana memanfaatkan gaya elektromagnetik dan mekanisme komutasi agar putaran berlanjut. Motor induksi AC menggunakan medan magnet berputar pada stator untuk menginduksikan arus rotor.
3. Hal yang wajib diperhatikan
Motor mempunyai parameter seperti tegangan nominal, arus, daya, putaran, dan faktor layanan. Arus awal dapat lebih tinggi dari arus normal, sehingga proteksinya perlu dirancang khusus.
4. Contoh penerapan dan perhitungan
Contoh: motor menggunakan daya listrik masuk 500W dan menghasilkan daya mekanik 400W. Efisiensinya = 400/500 × 100% = 80%. Selisihnya menjadi rugi, terutama panas dan mekanik.
5. Menghubungkan teori dengan sistem listrik
Semua perangkat memerlukan sumber energi, jalur yang sesuai, beban, dan cara mengendalikan serta melindungi rangkaian. Prinsip ini juga membantu membedakan gangguan suplai dengan kesalahan pada komponen. Dalam pekerjaan nyata, selalu cocokkan rancangan dengan datasheet, standar keselamatan, dan kondisi pemasangan.
6. Latihan pemahaman
Pertanyaan: Apa perbedaan perubahan energi pada motor dengan generator?
Coba jawab menggunakan bahasa sendiri. Jika menyangkut angka, tuliskan data yang diketahui, rumus, penggantian nilai, satuan, dan kesimpulan. Bandingkan kembali jawabanmu dengan penjelasan materi.
7. Ringkasan
- Pahami pengertian dan tujuan komponen atau sistem terlebih dahulu.
- Kenali hubungan antara sumber, jalur, beban, pengendalian, serta proteksi.
- Periksa rating dan batas penggunaan sebelum memilih perangkat.
- Kerjakan perhitungan dengan satuan yang benar dan dokumentasikan asumsi.
Keselamatan: Pelajaran ini untuk edukasi. Jangan membuka power supply bertegangan, bekerja pada panel PLN, atau menguji jaringan 230/400V tanpa pelatihan, kewenangan, dan prosedur keselamatan yang sesuai.
Studi kasus: Apa yang berputar di dalam motor?
Stator adalah bagian diam, rotor bagian yang berputar, dan poros menyalurkan gerak ke beban. Pada motor induksi, medan berputar di stator menginduksi arus rotor. Celah udara memisahkan keduanya. Ilustrasi bentuk motor membantu mengenali bodi, sirip pendingin, dan kotak terminal.
Efisiensi motor
- Diketahui: daya masukan 500W, keluaran mekanik 400W.
- Substitusi: 400 / 500 × 100%.
- Hasil: 80%.
- Rugi total: 500 − 400 = 100W.
🧠 Coba jawab: Motor mengubah energi listrik menjadi...
Energi mekanik. Poros memberikan keluaran mekanik; sebagian energi menjadi rugi panas.